JOMBANG, PopularitasNews.com – Ribuan warga kurang mampu di Kabupaten Jombang yang kepesertaan BPJS Kesehatan PBI-nya dinonaktifkan diminta nggak buru-buru panik. Dinas Sosial (Dinsos) Jombang memastikan masih ada kesempatan buat mengajukan reaktivasi.
Kepala Dinas Sosial Jombang, Agung Hariadi, menegaskan pencoretan terjadi setelah pembaruan data dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dari pemerintah pusat. Akibatnya, sekitar 29 ribu peserta terdampak karena dinilai tak lagi masuk kategori penerima bantuan.
“Kalau ada warga yang merasa sebenarnya masih layak tapi datanya dinonaktifkan, silakan ajukan reaktivasi. Kami siap memfasilitasi. Jangan langsung panik,” ujar Agung.
Menurutnya, proses pengajuan bisa dilakukan melalui mekanisme yang sudah ditentukan, baik lewat desa maupun jalur yang disiapkan Dinsos. Hingga pertengahan Februari, ratusan warga sudah berhasil mengaktifkan kembali kepesertaannya.
Agung menegaskan, pembaruan data memang dilakukan pusat secara berkala untuk menyesuaikan kondisi sosial ekonomi terbaru. Namun, pihaknya tetap membuka ruang koreksi jika ditemukan ketidaksesuaian.
“Data itu dinamis. Bisa saja ada yang sebenarnya masih memenuhi syarat tapi belum terakomodasi. Makanya kami buka proses pengajuan ulang,” tegasnya.
Meski terjadi penonaktifan massal, Pemkab Jombang memastikan layanan kesehatan warga kurang mampu tetap terjamin melalui skema pembiayaan daerah. Dengan begitu, warga yang membutuhkan pengobatan tetap bisa mendapatkan layanan tanpa terbebani biaya.
Kalau mau, saya bisa buatkan versi yang lebih tajam lagi dengan angle “klarifikasi data” atau versi yang lebih human interest dengan tambahan suara warga. (brown)
