JOMBANG, PopularitasNews.com – Pemerintah Kabupaten Jombang memastikan warga kurang mampu yang kepesertaan BPJS Kesehatan PBI-nya dinonaktifkan tetap mendapatkan layanan kesehatan gratis.
Untuk itu, Pemkab mengalokasikan anggaran sekitar Rp 4 miliar dalam APBD 2026 melalui program Pelayanan Kesehatan Masyarakat Miskin (Yankesmaskin).
Kepala Dinas Kesehatan Jombang, dr. Hexawan Tjahja Widada, menegaskan pelayanan medis tidak akan terhenti hanya karena perubahan status kepesertaan.
“Kami pastikan warga miskin tetap bisa berobat. Jika BPJS PBI nonaktif, pembiayaan bisa ditanggung melalui program daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Dinas Sosial Jombang masih membuka proses reaktivasi bagi warga yang merasa memenuhi kriteria namun datanya dinonaktifkan setelah pembaruan DTKS. Hingga pertengahan Februari, ratusan peserta telah kembali aktif.
Sebagaimana diketahui, sekitar 29 ribu peserta di Jombang terdampak penonaktifan akibat penyesuaian data kesejahteraan sosial.
Pemkab menegaskan komitmennya agar pelayanan kesehatan bagi warga kurang mampu tetap berjalan tanpa hambatan.
(brown)
