JOMBANG, PopularitasNews.com – Masih ingat janji manis internet gratis yang dulu digadang-gadang bakal bikin Jombang makin "ngebut" digitalisasinya? Ya, program Wifi Rakyat yang baru saja dilaunching meriah oleh Pemkab Jombang pada Mei 2025 lalu, kini resmi "tutup buku". Belum juga genap setahun merayakan kemerdekaan sinyal, warga harus rela kembali ke paket data masing-masing.
"Cinta Sesaat" 100 Hari Kerja?
Banyak warga yang menyayangkan, program unggulan 100 hari kerja Bupati ini kok rasanya cuma kayak test drive. Begitu kontrak dengan penyedia layanan habis per 31 Desember 2025, sinyal wifi di 306 desa langsung 'wassalam'. Anggaran Rp 2,1 miliar dari APBD seolah menguap begitu saja, meninggalkan perangkat wifi yang kini ditarik kembali oleh vendor karena pemerintah desa nggak kuat bayar iuran bulanannya.
Dulu, pendopo balai desa dijanjikan jadi pusat literasi digital. Faktanya? Warga yang rumahnya jauh tetep aja harus "ngemper" di balai desa demi sinyal. Itu pun kalau berani, karena jaringan terbuka begini sebenarnya rawan banget jadi sasaran empuk pencuri data. Alih-alih dapet ilmu, eh malah risiko data pribadi kena hack.
Sekarang, beban iuran Rp 700 ribu sampai Rp 1 juta per bulan dilempar ke pihak desa. Masalahnya, Dana Desa (DD) lagi turun drastis. Pilihannya jadi dilematis buat Pak Kades: Mau bayar wifi buat warga yang cuma kumpul di pendopo, atau pakai uangnya buat benerin saluran air dan urusan perut warga yang lebih mendesak?
"Dulu gratis dibayarin Pemkab, sekarang disuruh bayar sendiri. Ya alatnya silakan diambil saja, anggarannya nggak ada," curhat salah satu Kades yang merasa kena "prank" kebijakan.
Dari ratusan desa, cuma Desa Carangrejo yang masih santai karena punya BUMDes mandiri. Sisanya? Ya kembali ke mode "E" alias Edge. Kejadian ini jadi pelajaran berharga: digitalisasi itu butuh perencanaan matang dan keamanan data, bukan cuma sekadar simbolis buat menenuhi janji 100 hari kerja yang ujung-ujungnya bikin masyarakat kena PHP.
Jadi, buat warga Jombang, jangan lupa isi pulsa data ya! Karena harapan internet gratis dari pemerintah ternyata masa aktifnya lebih pendek dari masa cicilan motor.
(brown)
