Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

​Langit Jombang yang Mengharu Biru: Saat Keringat Pasukan Kuning Berbuah Tanah Suci

Tuesday, March 3, 2026 | March 03, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-03T11:09:08Z


JOMBANG, PopularitasNews.com - ​Sore itu, Senin (2/3/2026), Pendopo Kabupaten Jombang tidak sekadar menjadi saksi bisu birokrasi. Di tengah kepungan hawa Ramadan yang menyejukkan, aroma syukur menyeruak di antara barisan seragam oranye dan kuning yang biasanya bergelut dengan debu jalanan. Mereka, para "Pahlawan Kebersihan", diundang bukan untuk bekerja, melainkan untuk dirayakan.


​Kabupaten Jombang baru saja menorehkan tinta emas di level nasional. Dengan raihan skor 65,47%, Jombang melesat ke peringkat 16 besar nasional dalam Evaluasi Kinerja Pengelolaan Sampah 2025 dari Kementerian Lingkungan Hidup RI. Angka ini bukan sekadar statistik di atas kertas; ia adalah potret dari sistem drainase yang lebih lancar, kebijakan anggaran yang berpihak pada bumi, dan infrastruktur yang kian memanusiakan lingkungan.


​Namun, bagi Bupati Jombang, Warsubi atau yang akrab disapa Abah Warsubi, penghargaan itu bukanlah milik meja-meja kantor pemerintahan.


​"Penghargaan ini adalah bukti nyata sinergi kita semua. Maturnuwun sanget kepada para kader lingkungan, tenaga kebersihan, serta seluruh masyarakat yang telah menjaga Jombang dari hulu hingga ke hilir," ucap Abah Warsubi dengan nada yang rendah namun bertenaga.


​Puncak emosi pecah saat Abah Warsubi berdiri di mimbar. Di hadapan 459 anggota Satgas Penanganan Sampah, ia melempar sebuah kejutan yang membuat napas seisi ruangan sejenak tertahan. Lima paket umrah gratis diberikan secara cuma-cuma sebagai bentuk apresiasi tertinggi bagi mereka yang selama ini dianggap "tak terlihat" namun paling berjasa.


​Mekanisme undian diserahkan kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk menjamin keadilan bagi ratusan petugas yang hadir. Baginya, keringat yang menetes di jalanan protokol Jombang layak dibalas dengan kesempatan bersimpuh di depan Ka'bah. 


​Tak ingin prestasi ini sekadar menjadi seremoni musiman, Pemerintah Kabupaten Jombang langsung tancap gas. Melalui Surat Edaran Program Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah), Abah Warsubi menginstruksikan seluruh instansi dan satuan pendidikan untuk menghidupkan kembali budaya kurve atau kerja bakti rutin setiap Selasa dan Jumat.


​Tujuannya jelas: mengubah tata kelola sampah dari sekadar membuang, menjadi ekonomi sirkular yang menghidupkan.


​Acara sore itu ditutup dengan untaian nasihat dari KH. Nur Hadi (Mbah Bolong). Gelak tawa dan petuah bijak sang kiai menjadi pengantar yang sempurna menuju saat berbuka puasa. Saat tumpeng dipotong dan doa dipanjatkan, tak ada sekat antara bupati, pejabat, dan penyapu jalan. Di Pendopo Jombang hari itu, mereka semua adalah satu keluarga yang sedang merayakan kemenangan kecil untuk bumi yang lebih hijau, (brown).

×
Berita Terbaru Update