Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

CV Mubarok Bojonegoro Berpeluang Menang Tender Proyek RTH Ngoro Jombang Senilai Rp 2,46 Miliar

Tuesday, June 16, 2026 | June 16, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-17T02:50:05Z


JOMBANG, POPULARITAS NEWS – Proses lelang proyek pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kecamatan Ngoro senilai miliaran rupiah kini memasuki fase penentuan akhir. Dari hasil evaluasi yang berlangsung di sistem pengadaan pemerintah, CV Mubarok asal Bojonegoro berpeluang menjadi kandidat terkuat pemenang tender dengan nilai penawaran sebesar Rp 2.462.942.590.


Nilai penawaran tersebut berada jauh di bawah pagu anggaran proyek yang mencapai Rp 2.897.800.000. Selisih lebih dari Rp 434 juta itu menjadi salah satu perhatian dalam proses lelang yang saat ini masih berada pada tahap masa sanggah sebelum penetapan dan penandatanganan kontrak kerja.


Berdasarkan informasi yang dihimpun, proyek pembangunan RTH Ngoro merupakan salah satu program strategis Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jombang tahun 2026. Setelah proses pengadaan rampung dan tidak ada keberatan yang mengubah hasil evaluasi, kontrak pekerjaan akan segera ditandatangani dengan penyedia jasa yang ditetapkan sebagai pemenang.


Kepala DLH Jombang, Miftahul Ulum, mengatakan seluruh tahapan pengadaan masih berjalan sesuai mekanisme yang berlaku. Saat ini proses lelang masih ditangani oleh Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Kabupaten Jombang.


“Prosesnya sekarang masih di PBJ. Tahap lelang sudah berjalan dan saat ini masuk masa sanggah,” ujarnya, Senin (15/6/2026).


Menurut Ulum, setelah masa sanggah berakhir, tahapan berikutnya adalah penandatanganan kontrak dengan pemenang lelang. Setelah itu pekerjaan fisik pembangunan dapat segera dimulai.


Di sisi lain, kesiapan lapangan juga mulai terlihat. Masyarakat yang selama ini memanfaatkan lahan calon lokasi pembangunan RTH disebut telah menunjukkan sikap kooperatif. Bangunan-bangunan semi permanen yang berdiri di area tersebut mulai dibongkar secara mandiri setelah dilakukan sosialisasi oleh DLH.


“Alhamdulillah masyarakat cukup kooperatif. Bangunan semi permanen yang ada di lokasi sudah mulai dibongkar secara mandiri oleh warga setelah kami memberikan penjelasan terkait rencana pembangunan RTH,” kata Ulum.


Kondisi tersebut menjadi sinyal positif bagi calon pelaksana proyek. Dengan lahan yang mulai bersih dan proses administrasi pengadaan yang hampir rampung, pekerjaan konstruksi diperkirakan dapat dimulai pada awal bulan depan.


Apabila tidak terjadi perubahan hasil evaluasi pada masa sanggah, CV Mubarok berpeluang besar mengamankan proyek tersebut. Perusahaan asal Bojonegoro itu nantinya akan bertanggung jawab merealisasikan pembangunan ruang publik yang dirancang sebagai kawasan hijau sekaligus tempat interaksi masyarakat di Kecamatan Ngoro.


Pemerintah Kabupaten Jombang berharap pembangunan RTH Ngoro dapat berjalan sesuai jadwal. Selain mempercantik kawasan perkotaan, fasilitas tersebut diharapkan menjadi ruang publik yang nyaman untuk kegiatan rekreasi, olahraga ringan, hingga aktivitas sosial warga.


Dengan nilai kontrak yang diperkirakan mencapai Rp 2,46 miliar, proyek RTH Ngoro menjadi salah satu paket pekerjaan fisik yang cukup besar di lingkungan DLH Jombang tahun ini. Kini perhatian publik tertuju pada berakhirnya masa sanggah yang akan menentukan apakah CV Mubarok resmi ditetapkan sebagai pemenang tender atau masih terjadi perubahan dalam proses pengadaan tersebut. (brown)


jurnalis: RonnyBrown

Redaksi: PopularitasNews.com

×
Berita Terbaru Update