
Wawancara Sekertaris Daerah Kabupaten Jombang, Agus Purnomo, S.H, M.Si | Foto: RonnyBrown, Popularitas News
JOMBANG, POPULARITAS NEWS – Pemerintah Kabupaten Jombang mulai tancap gas menyiapkan kawasan utara Brantas sebagai pusat pertumbuhan industri baru. Kawasan ini diproyeksikan menjadi penggerak ekonomi daerah sekaligus magnet investasi yang mampu membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Komitmen tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Jombang, Agus Purnomo, dalam wawancara eksklusif bersama Popularitas News di ruang kerjanya, Rabu (8/7/2026). Menurutnya, pengembangan kawasan industri utara Brantas merupakan langkah strategis untuk memperkuat daya saing ekonomi Jombang.
"Kawasan industri di utara Brantas menjadi prioritas. Persoalan lahan harus dituntaskan terlebih dahulu agar investor memiliki kepastian hukum sebelum menanamkan modalnya," ujar Agus.
Optimisme itu sejalan dengan target Pemkab Jombang untuk melampaui realisasi investasi sebesar Rp2,56 triliun pada 2026. Target tersebut sebelumnya ditegaskan dalam High Level Meeting (HLM) Forum Investasi, Tim Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah (TP2ED), dan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Jawa Timur di Surabaya.
Menurut Agus, penyelesaian persoalan lahan menjadi fondasi utama dalam membangun kepercayaan investor. Di saat yang sama, pemerintah juga memprioritaskan pembangunan akses jalan sebagai penunjang utama aktivitas industri. Meski kemampuan fiskal daerah masih terbatas dan belum memungkinkan penganggaran melalui APBD 2026 maupun 2027, berbagai alternatif pendanaan terus diupayakan.
"Jalan menjadi pintu masuk investasi. Karena itu kami terus mencari solusi agar pembangunan infrastruktur tetap berjalan," katanya.
Pemkab juga menyiapkan kawasan industri yang tidak hanya berorientasi pada investasi, tetapi juga memperhatikan kualitas hidup masyarakat. Sejumlah fasilitas umum seperti jaringan jalan lingkungan, drainase, air bersih, sanitasi, penerangan jalan umum, ruang terbuka hijau (RTH), hingga pengelolaan persampahan akan dikembangkan secara bertahap seiring pertumbuhan kawasan industri.
"Pertumbuhan ekonomi harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Kawasan industri tidak cukup hanya membangun pabrik, tetapi juga harus didukung fasilitas umum yang memadai," tegas Agus.
Di sisi lain, ia memastikan pelayanan investasi di Kabupaten Jombang dilakukan secara cepat, transparan, dan bebas dari praktik percaloan. Menurutnya, arahan Bupati Jombang sangat jelas, yakni memberikan kemudahan bagi setiap investor yang ingin menanamkan modal.
Komitmen tersebut menjadi bagian dari visi "Jombang Kota Ramah Investasi dan Ramah Administrasi." Melalui penyederhanaan birokrasi, kepastian hukum, serta percepatan pelayanan perizinan, Pemkab berharap kawasan industri utara Brantas mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang memperkuat investasi, menggerakkan UMKM, memperluas lapangan kerja, dan meningkatkan pendapatan daerah. (Red)
Penulis: RonnyBrown
Redaksi: PopularitasNews.com