Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

23 Pasien Berjuang Merebut Kembali Senyum di Momentum HUT ke-81 RI

Saturday, August 15, 2026 | August 15, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-17T03:42:47Z


JOMBANG, POPULARITAS NEWS
– Kemerdekaan tidak selalu berbentuk upacara, pengibaran bendera, atau perayaan dengan penuh kemeriahan. Bagi 23 pasien bibir sumbing dan celah langit-langit, kemerdekaan justru hadir dalam bentuk yang lebih sederhana: kesempatan untuk tersenyum tanpa rasa minder.


Momentum Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia menjadi titik penting bagi puluhan pasien yang mengikuti Bakti Sosial Operasi Bibir Sumbing dan Celah Langit-Langit di RSUD Ploso, Sabtu (15/8/2026).


Kegiatan yang berlangsung di Instalasi Bedah Sentral (IBS) Lantai 2 RSUD Ploso itu digelar melalui kolaborasi RSUD Ploso bersama yayasan kemanusiaan dunia Smile Train.


Sebanyak 23 peserta menjalani rangkaian pelayanan dalam kegiatan tersebut. Mereka sebelumnya mengikuti proses skrining pada Jumat (14/8/2026) untuk memastikan kesiapan medis sebelum menjalani tindakan operasi.


Menariknya, pasien yang datang tidak hanya berasal dari Kabupaten Jombang. Sebanyak sembilan peserta tercatat berasal dari luar daerah. Mereka rela menempuh perjalanan untuk mendapatkan kesempatan memperbaiki kondisi yang selama ini tidak jarang berdampak pada kepercayaan diri dan kualitas kehidupan sehari-hari.


Peserta juga tidak seluruhnya merupakan anak-anak. Pasien usia dewasa turut menjalani operasi. Fakta tersebut menunjukkan bahwa persoalan bibir sumbing tidak mengenal usia, sekaligus membuka pesan bahwa kesempatan untuk memperbaiki kualitas hidup tidak pernah mengenal kata terlambat.


Tindakan operasi ditangani dokter spesialis bedah plastik, dr. Yantoko, Sp.BP-RE, bersama tim medis Smile Train dan tenaga kesehatan RSUD Ploso.


Direktur RSUD Ploso, dr. Muhammad Vidya Buana, M.H., mengatakan pelayanan kesehatan tidak semestinya berhenti pada upaya mengobati penyakit. Menurutnya, akses terhadap pelayanan kesehatan juga harus mampu membuka kesempatan bagi masyarakat untuk menjalani kehidupan yang lebih baik.


“Kemerdekaan juga berarti memberikan kesempatan kepada setiap orang untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata dan menghadirkan harapan baru bagi para pasien,” ungkapnya.


Bagi pasien dan keluarga, operasi tersebut bukan sekadar tindakan medis. Ada harapan yang ikut dipertaruhkan di meja operasi: rasa percaya diri, keberanian bersosialisasi, hingga kesempatan menjalani kehidupan tanpa terus dibayangi kondisi fisik yang dimiliki sejak lahir.


Di momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI, perjuangan para pasien tersebut menghadirkan makna lain tentang arti merdeka. Bukan hanya bebas dari penjajahan, tetapi juga terbebas dari rasa minder, stigma, dan keterbatasan yang selama ini mungkin membayangi kehidupan mereka.


Kolaborasi RSUD Ploso dan Smile Train pun menjadi bagian dari perjalanan itu. Sebab, bagi mereka yang selama ini menunggu kesempatan, satu tindakan operasi bisa berarti lebih dari sekadar perubahan fisik.


Ia bisa menjadi awal untuk kembali tersenyum, berbicara, bersosialisasi, dan menatap masa depan dengan keyakinan yang berbeda.


Merdeka bukan sekadar bisa mengibarkan bendera. Bagi 23 pasien ini, merdeka berarti berani kembali menunjukkan senyum. (Red) 


Penulis: RonnyBrown

Redaksi: PopularitasNews.com

Copyright © POPULARITAS NEWS 2026

×
Berita Terbaru Update