Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

​Polemik Ketua BAZNAS Jombang: Isu Tim Sukses Hingga Dugaan Manipulasi Profil Bayangi Kepercayaan Umat

Tuesday, March 31, 2026 | March 31, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-31T16:37:12Z


 

​JOMBANG, PopularitasNews.com – Gelombang kritik terhadap pelantikan pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Jombang periode 2025–2030 kian memanas. Pasca pelantikan yang dilakukan pada 14 Oktober 2025 lalu, posisi Ketua yang kini dijabat oleh Veri Rifdian Virdani terus didera berbagai isu miring yang memicu keresahan masyarakat.


​Banjir Kritikan dan "Hilangnya" Postingan Resmi


​Sejak hari pelantikan, publik melalui media sosial telah mempertanyakan validitas profil profesional Veri. Diperkenalkan sebagai manajer di perusahaan pengolahan unggas CV Wahana Sejahtera Foods (AFCO), warganet justru mengungkap fakta lain. Akun seperti @nurul.islami35 dan @jombangsantri1 secara terbuka menyebut bahwa posisi asli Veri di perusahaan tersebut hanyalah seorang sales, bukan manajer.


​Dugaan adanya manipulasi data rekam jejak ini semakin diperkuat dengan langkah admin akun Instagram resmi @baznas.jombang yang kedapatan menghapus postingan terkait pose panggung Veri menyantuni anak yatim. Sebaliknya, akun resmi @ayam.afco milik perusahaan asal Veri, justru terus dibanjiri komentar pedas dari warga yang menuntut kejujuran informasi.


​Dugaan Afiliasi Politik: "Jatah" Tim Sukses?


​Keresahan masyarakat kini merambah ke ranah integritas proses seleksi. Beredar informasi di tengah masyarakat yang menyebutkan bahwa terpilihnya Veri diduga kuat berkaitan dengan peran politiknya di masa lalu.


​"Informasi yang beredar, Very ini diduga merupakan bagian dari tim sukses (Timses) salah satu tokoh politik ternama, Pak Warsubi. Muncul kekhawatiran di masyarakat bahwa posisi ketua ini sudah 'diatur' sejak awal sebagai balas budi politik," tulis sebuah aduan warga yang viral di media sosial.





​Perbandingan Rekam Jejak yang Timpang


​Kekecewaan publik semakin memuncak saat membandingkan profil Veri dengan wakil-wakilnya yang dinilai jauh lebih mumpuni dan memiliki rekam jejak jelas di bidang filantropi Islam. Sebut saja nama Ahmad Zainudin (mantan pimpinan LazisNu dan PKBM Yalatif) serta DR. As’ad (mantan Direktur LazisNu Leiden dan pimpinan LSPT Tebuireng).


​Publik merasa ironis ketika tokoh-tokoh dengan pengalaman akademik dan praktis yang diakui secara luas hanya menduduki posisi Wakil Ketua, sementara kursi Ketua justru diisi oleh sosok yang latar belakang profesionalnya kini diragukan (data bohong).


​Krisis Kepercayaan Lembaga Amil


​Isu "Data Bohong" dan "Jatah Timses" ini menjadi pukulan telak bagi kredibilitas BAZNAS Jombang. Sebagai lembaga yang mengelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS), kejujuran dan integritas pimpinan adalah kunci utama agar para muzakki (pembayar zakat) merasa tenang menyalurkan dananya.


​"Bagaimana kepercayaan masyarakat bisa terjaga jika puncaknya saja sudah diwarnai ketidakjujuran? Jangan sampai dana umat dikelola oleh orang yang integritasnya cacat sejak awal," tegas salah seorang warganet.


​Hingga berita ini diturunkan, baik Panitia Seleksi maupun Pemerintah Kabupaten Jombang didesak untuk melakukan tracking ulang secara transparan. Masyarakat Jombang menanti klarifikasi terbuka guna memastikan bahwa BAZNAS tidak menjadi alat politik dan tetap menjadi lembaga yang amanah bagi umat.

(brown)

×
Berita Terbaru Update