Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Geger di Kesambi, Pria 50 Tahun Ditemukan Meninggal Tergantung di Rumah Tak Berpenghuni

Wednesday, August 5, 2026 | August 05, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-05T14:54:45Z

KOTA CIREBON, POPULARITAS NEWS – Warga Gang Lapangan Bola V, Jalan Kesambi Dalam, Kelurahan Drajat, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, dibuat geger setelah aroma menyengat yang tercium selama beberapa hari ternyata berasal dari jasad seorang pria yang ditemukan meninggal dunia di dalam rumah kosong, Rabu (5/8/2026) pagi.


Temuan itu langsung dilaporkan ke polisi. Tak butuh waktu lama, personel Polsek Kesambi bersama Tim Identifikasi Polres Cirebon Kota meluncur ke lokasi. Area rumah segera dipasang garis pengaman, sementara petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan penyebab kematian korban.


Korban diketahui berinisial S.I. (50), seorang buruh harian lepas warga Kecamatan Kesambi. Saat ditemukan, tubuh korban dalam kondisi tergantung menggunakan kabel antena berwarna hitam yang terikat pada rangka atap rumah yang saat itu sedang tidak berpenghuni.


Peristiwa itu pertama kali terungkap setelah seorang warga bernama Yuni mencium bau tak sedap yang semakin hari semakin menyengat. Karena merasa ada yang janggal, ia bersama suaminya nekat mengecek ke dalam rumah. Betapa kagetnya mereka saat mendapati korban sudah meninggal dunia. Penemuan itu kemudian diteruskan kepada warga sekitar hingga akhirnya dilaporkan kepada Ketua RT dan diteruskan ke Bhabinkamtibmas.


Kapolsek Kesambi Iptu H. Suganda mengatakan, begitu menerima laporan, anggotanya langsung bergerak cepat ke lokasi bersama Unit Identifikasi Polres Cirebon Kota untuk melakukan penanganan sesuai prosedur sekaligus mengamankan situasi di sekitar TKP.


Polisi juga meminta keterangan dari anak korban yang menyebut ayahnya telah meninggalkan rumah sejak Sabtu (1/8/2026) dan tidak pernah kembali. Hasil pemeriksaan awal tim identifikasi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.


Selanjutnya, jenazah dievakuasi ke RSUD Gunung Jati Kota Cirebon guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan penyebab kematian.


Sementara itu, Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Ia juga mengajak masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan sekitar dan segera melaporkan apabila menemukan peristiwa yang membutuhkan kehadiran aparat kepolisian.


Selain itu, masyarakat diimbau untuk memberikan perhatian kepada anggota keluarga atau kerabat yang tengah menghadapi tekanan psikologis dengan mengajak mereka mencari pendampingan dari keluarga, tokoh masyarakat, maupun tenaga profesional agar kejadian serupa dapat dicegah.

×
Berita Terbaru Update