Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Polres Jombang Gelar Apel Kesiapsiagaan Hadapi Kekeringan dan Karhutla Musim Kemarau 2026

Thursday, August 6, 2026 | August 06, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-06T06:58:21Z
Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan didampingi Wakil Bupati Jombang KH. Salmanudin dan Dansat Radar 405 Ploso Letkol Lek Bayu Ardiansyah meninjau kesiapan sarana dan prasarana penanggulangan bencana usai Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana di Mapolres Jombang, Kamis (6/8/2026) | Foto: Doc. Humas Polres Jombang


JOMBANG, POPULARITAS NEWS – Ancaman kekeringan dan kebakaran hutan serta lahan (karhutla) di puncak musim kemarau 2026 tak dianggap angin lalu. Polres Jombang bersama Pemerintah Kabupaten Jombang memilih tancap gas memperkuat kesiapsiagaan dengan menggelar Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana dan Gelar Sarana Prasarana di Lapangan Mapolres Jombang, Kamis (6/8/2026).


Apel dipimpin Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan, S.H., S.I.K., CPHR, didampingi Wakil Bupati Jombang KH. Salmanudin dan Dansat Radar 405 Ploso Letkol Lek Bayu Ardiansyah. Personel TNI-Polri, BPBD, organisasi kemasyarakatan, hingga berbagai instansi terkait ikut merapat. Pesannya jelas, seluruh elemen harus siap bergerak cepat ketika bencana datang.


Kesiapsiagaan menjadi benang merah dalam amanat Kapolres. Ia mengingatkan bahwa musim kemarau selalu membawa potensi risiko yang tidak bisa disepelekan. Karena itu, seluruh personel diminta tetap siaga, memperkuat koordinasi, sekaligus belajar dari pengalaman penanganan bencana pada tahun-tahun sebelumnya agar respons di lapangan makin efektif.


Kapolres juga menekankan pentingnya melibatkan masyarakat sebagai garda terdepan pencegahan. Edukasi hingga tingkat RT, RW, desa, maupun pemilik lahan harus terus digencarkan. Begitu muncul titik api, sekecil apa pun, warga diminta tidak menunggu lama untuk melapor agar api bisa dipadamkan sebelum telanjur membesar.


Ia kembali mengingatkan masyarakat agar tidak nekat membakar lahan, pekarangan, maupun kebun selama musim kemarau. Kondisi vegetasi yang kering membuat api sangat mudah menjalar dan berpotensi memicu kebakaran yang lebih luas.


Tak kalah penting, Kapolres menegaskan bahwa penanggulangan bencana bukan pekerjaan satu institusi. Sinergi antara kepolisian, TNI, pemerintah daerah, BPBD, pemadam kebakaran, pemerintah desa, relawan, hingga masyarakat menjadi kunci agar setiap ancaman dapat direspons secara cepat dan tepat.


Selain ikhtiar teknis, Kapolres juga mengajak seluruh peserta apel memanjatkan doa agar Kabupaten Jombang senantiasa diberi keselamatan dan terhindar dari berbagai bencana selama musim kemarau berlangsung.


Usai apel, kesiapan tidak berhenti di seremoni. Seluruh kendaraan operasional, perlengkapan, hingga sarana pendukung penanggulangan bencana dicek satu per satu untuk memastikan semuanya dalam kondisi prima dan siap diterjunkan kapan saja jika situasi darurat terjadi.


Lewat apel ini, Polres Jombang bersama seluruh pemangku kepentingan ingin memastikan kesiapsiagaan bukan sekadar slogan. Dengan personel yang siaga, peralatan yang siap pakai, dan kolaborasi lintas sektor yang makin solid, dampak kekeringan maupun karhutla di Kabupaten Jombang diharapkan bisa ditekan semaksimal mungkin sepanjang musim kemarau 2026. (Red) 


Penulis: RonnyBrown

Redaksi: PopularitasNews.com

Copyright © Popularitas News2026

×
Berita Terbaru Update