Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB tersebut mempertemukan peserta dengan perwakilan 21 perguruan tinggi dan universitas Amerika Serikat.
Peserta tidak hanya mendapat informasi mengenai pilihan kampus dan program studi. Mereka juga dapat bertanya langsung mengenai persyaratan penerimaan, biaya pendidikan, peluang beasiswa, kehidupan kampus hingga proses pengurusan visa.
Konsul Jenderal Amerika Serikat di Surabaya, Christopher Green, mendorong peserta memanfaatkan pertemuan langsung dengan perwakilan perguruan tinggi untuk menggali informasi sebanyak mungkin.
Menurut Christopher, menentukan pilihan pendidikan tidak cukup hanya dengan mengetahui nama sebuah universitas. Calon mahasiswa perlu memahami program studi yang ditawarkan, persyaratan penerimaan, kehidupan kampus serta lingkungan tempat mereka nantinya tinggal.
“Pameran ini merupakan tempat yang sangat baik bagi kalian untuk memulai pencarian tersebut,” ujar Christopher.
Ia juga meminta peserta aktif berdialog dengan perwakilan kampus.
“Perkenalkan diri kalian, ajukan semua pertanyaan yang kalian miliki dan pelajari sebanyak mungkin hari ini,” katanya.
Pameran pendidikan tersebut juga membuka ruang bagi peserta untuk memahami lebih jauh mengenai rencana studi di Amerika Serikat.
Christopher mengatakan, calon mahasiswa perlu mulai memikirkan bagaimana pendidikan yang dipilih dapat mendukung rencana akademik dan masa depan mereka.
“Ini merupakan kesempatan luar biasa untuk berbicara langsung dengan universitas-universitas di AS dan menanyakan berbagai hal yang mungkin kalian miliki tentang program, penerimaan, beasiswa, dan lainnya,” tuturnya.
Menurutnya, informasi langsung dari perguruan tinggi dapat membantu calon mahasiswa memperoleh gambaran yang lebih lengkap sebelum menentukan pilihan.
“Yang mungkin lebih penting dari semuanya adalah bagi kalian untuk membayangkan apa yang dapat diberikan oleh pendidikan di AS bagi diri kalian dan masa depan kalian,” katanya.
Selain perguruan tinggi, pameran juga menghadirkan perwakilan program Fulbright melalui American Indonesian Exchange Foundation (AMINEF).
Peserta dapat memperoleh informasi mengenai berbagai program beasiswa dan pertukaran pendidikan Indonesia-Amerika Serikat.
Program yang tersedia antara lain Fulbright Master's Degree Scholarship dan Fulbright Doctoral Degree Scholarship. AMINEF juga mengelola sejumlah program fellowship dan pertukaran seperti Fulbright Foreign Language Teaching Assistant (FLTA) dan Fulbright Visiting Scholar.
Setiap program memiliki persyaratan dan mekanisme seleksi yang berbeda. Karena itu, calon peserta perlu mencermati ketentuan resmi program yang diminati sebelum mengajukan pendaftaran.
Salah satu program yang turut dikenal di kalangan mahasiswa adalah Global Undergraduate Exchange (Global UGRAD). Program tersebut merupakan pertukaran non-gelar selama satu semester bagi mahasiswa sarjana.
Informasi pendidikan juga tersedia melalui EducationUSA, layanan informasi dan konsultasi mengenai kesempatan studi di perguruan tinggi Amerika Serikat.
Layanan tersebut memberikan informasi mengenai pilihan perguruan tinggi, program studi, proses pendaftaran serta berbagai hal yang perlu dipersiapkan calon mahasiswa.
Christopher mendorong peserta memanfaatkan layanan informasi tersebut.
“Saya sangat mendorong kalian semua untuk memanfaatkan sumber daya gratis ini,” ujarnya.
Persiapan studi ke Amerika Serikat juga berkaitan dengan persoalan visa. Dalam pameran tersebut, perwakilan Visa Office Konsulat Jenderal Amerika Serikat di Surabaya turut memberikan informasi kepada peserta.
Christopher meminta pelajar dan mahasiswa tidak ragu menyampaikan pertanyaan terkait proses dan persyaratan visa.
“Jangan malu untuk bertanya,” tegasnya.
Pameran pendidikan tersebut pada akhirnya mempertemukan calon mahasiswa dengan berbagai pihak yang berkaitan langsung dengan rencana studi di Amerika Serikat.
Mulai dari perguruan tinggi, penyedia informasi pendidikan, pengelola beasiswa dan pertukaran hingga layanan visa.
Bagi pelajar dan mahasiswa yang mulai merencanakan kuliah di Amerika Serikat, informasi tersebut menjadi bagian dari tahapan yang perlu dipahami sebelum menentukan program studi dan kampus tujuan, (Red).
Penulis: Ronny Brown
Redaksi: PopularitasNews.com
© Copyright POPULARITAS NEWS 2026
