Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Hasil Penjaringan Calon Ketua Umum PBNU: Abdul Hakim Mahfud Teratas dengan 472 Suara

Monday, August 31, 2026 | August 31, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-30T22:10:51Z

 

Foto: Kiri, KH. Abd. Hakim Mahfudz, KH.Zulfa Mustofa, KH. And. Dalam Sohib menyatakan dirinya siap dicalonkan sebagai ketua PBNU masa khidmat 2026-2031 | Doc. RB/Popularitas News

JOMBANG, POPULARITAS NEWS — Bursa Calon Ketua Umum PBNU dalam Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) mulai mengerucut. Dari 19 nama yang diusulkan dalam penjaringan aspirasi perwakilan PCNU, KH Abdul Hakim Mahfud meraih suara terbanyak dengan 472 suara.


Berdasarkan hasil tabulasi sementara Panitia Muktamar ke-35 NU, total aspirasi yang diberikan kepada 19 nama calon mencapai 2.397 suara.


Penjaringan dilakukan melalui dua mekanisme, yakni suara digital sebanyak 551 suara dan 545 suara melalui kotak suara. Data tersebut menjadi bagian dari proses pemetaan aspirasi muktamirin terhadap kandidat Ketua Umum PBNU.


Dalam perolehan sementara, Abdul Hakim Mahfud berada cukup jauh di posisi teratas. Ia mengungguli KH Zulfa Mustafa yang memperoleh 262 suara.


Posisi ketiga ditempati KH Abdul Salam Sohib dengan 261 suara. Selanjutnya KH Yahya Cholil Staquf mengantongi 258 suara, sedangkan KH Abdul Ghofur Raziq melengkapi lima besar dengan 155 suara.


KH. Abdul Hakim Mahfud Unggul Jauh


Perolehan 472 suara membuat Abdul Hakim Mahfud unggul 210 suara dari kandidat di posisi kedua.


Sementara persaingan di posisi kedua hingga keempat justru berlangsung ketat. Zulfa Mustafa hanya terpaut satu suara dari Abdul Salam Sohib dan unggul empat suara dari Yahya Cholil Staquf.


Peta tersebut menunjukkan bahwa aspirasi muktamirin mulai terkonsentrasi pada sejumlah nama. Namun, hasil penjaringan ini belum dapat dimaknai sebagai hasil pemilihan Ketua Umum PBNU.


Para kandidat yang masuk dalam lima besar masih harus melewati proses verifikasi persyaratan organisasi sebelum melanjutkan ke tahapan pemilihan berikutnya.


Tiga Nama Disebut Tidak Memenuhi Syarat


Dalam perkembangan verifikasi, tiga nama disebut tidak memenuhi persyaratan pencalonan, yakni KH Nusron Wahid, KH Muhammad Yusuf Chudlori atau Gus Yusuf, dan KH Syaifullah Yusuf atau Gus Ipul.


Ketiganya disebut terkendala ketentuan terkait jabatan dan afiliasi politik yang menjadi bagian dari persyaratan calon Ketua Umum PBNU.


Adapun persyaratan calon mencakup rekam jejak kepengurusan di lingkungan NU, tidak sedang menduduki jabatan politik, tidak menjadi pengurus partai politik atau organisasi yang berafiliasi dengan partai politik dalam periode yang dipersyaratkan, tidak pernah mendapatkan sanksi organisasi, serta memperoleh persetujuan tertulis dari Rais Aam terpilih.


Hasil verifikasi nantinya menjadi penentu nama-nama yang dapat melanjutkan ke tahapan pemilihan Ketua Umum PBNU masa khidmat 2026–2031.


Dengan demikian, 472 suara baru menjadi modal awal Abdul Hakim Mahfud dalam bursa Ketua Umum PBNU. Tahapan berikutnya akan menentukan apakah posisi teratas dalam penjaringan aspirasi tersebut mampu berlanjut menjadi tiket menuju kursi Ketua Umum PBNU. (Red) 



Penulis: RonnyBrown

Redaksi: PopularitasNews.com

© Copyright POPULARITAS NEWS 2026

×
Berita Terbaru Update