Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Menilik Kembali Langkah Jombang Sinkronkan Data Kemiskinan Lewat Program PK-RTLH

Tuesday, April 21, 2026 | April 21, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-21T08:27:26Z


JOMBANG, PopularitasNews.com – Tepat satu pekan pasca dimulainya babak baru perbaikan hunian bagi warga prasejahtera, Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kabupaten Jombang terus mematangkan langkah sinkronisasi data kemiskinan melalui aksi nyata di lapangan.


​Mengingat kembali momentum Rabu (15/4/2026) lalu, Pemerintah Kabupaten Jombang telah meresmikan pembukaan rekening dan penyerahan buku tabungan bagi penerima program Peningkatan Kualitas Rumah Tidak Layak Huni (PK-RTLH) Tahun Anggaran 2026. Langkah ini bukan sekadar bantuan fisik, melainkan bagian dari strategi besar integrasi data kemiskinan agar intervensi pemerintah tepat sasaran.


Integrasi Anggaran dan Aspirasi


​Sebanyak 61 unit rumah yang tersebar di 12 desa dan 9 kecamatan kini tengah dalam proses transformasi. Program ini didorong oleh sinergi pendanaan yang kuat, yakni: ​Total Anggaran Rp2,045 Miliar, dengan ​sumber dana Kolaborasi antara APBD Kabupaten dan Pokok Pikiran (Pokir) DPRD.


​Kehadiran Ketua Fraksi PPP DPRD Jombang, Junita Erma Zakiyah, S.E., dalam agenda pekan lalu tersebut menegaskan bahwa sinkronisasi antara aspirasi legislatif dan eksekutif menjadi kunci utama agar anggaran kemiskinan tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan mengerucut pada sasaran yang paling membutuhkan.


Optimalisasi Dampak bagi Kesejahteraan


​Kepala Dinas Perkim Jombang, Ir. Dian Kusuma Rahmad Subekti, S.T., M.Si., menekankan bahwa transparansi melalui penyaluran nontunai (buku tabungan) adalah upaya memastikan setiap rupiah berdampak langsung pada kualitas hidup warga.


​“Dana ini dikunci untuk dua hal utama: material berkualitas dan upah pekerja. Kami melakukan sinkronisasi di lapangan agar kebutuhan prioritas warga terpenuhi tanpa menyimpang dari aturan teknis,” ungkap Dian saat memberikan arahan.


Target Berkelanjutan


​Hingga hari ini, Selasa (21/4/2026), pemantauan terus dilakukan guna memastikan bahwa perbaikan hunian tersebut menjadi katalisator bagi peningkatan kesejahteraan yang berkelanjutan. Dengan rumah yang layak, diharapkan derajat kesehatan dan produktivitas ekonomi keluarga penerima manfaat dapat meningkat secara signifikan, sejalan dengan target penurunan angka kemiskinan ekstrem di Kabupaten Jombang. (brown)

×
Berita Terbaru Update