Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

​Biaya Mahal Jadi Kendala, Kasus Katarak di Jombang Masih Tinggi

Saturday, May 23, 2026 | May 23, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-27T21:30:37Z


JOMBANG, POPULARITAS NEWS | ​Tingginya angka kasus penurun daya penglihatan akibat mata katarak di Jombang dan sekitarnya masih menjadi tantangan serius bagi kesehatan masyarakat. Bagi warga berpenghasilan rendah, biaya operasi katarak secara mandiri yang relatif mahal sering kali menjadi tembok besar. Akibatnya, banyak penderita yang terpaksa menunda pengobatan, sehingga risiko kehilangan fungsi penglihatan atau kebutaan dini yang sebenarnya bisa dicegah, terus mengancam produktivitas mereka.


​Tingginya urgensi penanganan masalah ini terlihat jelas dari membeludaknya antusiasme warga saat dibukanya akses pengobatan gratis. Banyaknya masyarakat kurang mampu yang menderita gangguan penglihatan memicu kolaborasi lintas sektor untuk menekan angka kebutaan di daerah tersebut.


​Sinergi RSUD Ploso dan PERDAMI Tekan Angka Kebutaan


​Sebagai langkah nyata mengatasi permasalahan mata katarak di Jombang, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ploso bekerja sama dengan Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) Jawa Timur menggelar bakti sosial operasi katarak gratis pada Sabtu (23/5/2026).


​Kegiatan yang diadakan dalam rangka memperingati Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI) ini langsung diserbu oleh masyarakat. Tercatat sebanyak 80 pasien, baik dari dalam maupun luar Kabupaten Jombang akhirnya mendapatkan penanganan medis tanpa dipungut biaya sedikit pun.



​Pentingnya Penanganan Dini: Wakil Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat PERDAMI, dr. H. Muhammad Sjarifudhin, menegaskan bahwa penanganan katarak secara cepat sangat krusial agar pasien tidak sampai kehilangan fungsi penglihatan secara permanen.


​Hambatan Biaya dan Pentingnya Donatur Bagi Jaminan Kesehatan


​Fakta di lapangan menunjukkan bahwa faktor ekonomi menjadi penyebab utama banyak warga Jombang membiarkan penyakit katarak mereka memburuk. Oleh karena itu, program jaminan kesehatan atau bakti sosial bersubsidi sangat dibutuhkan untuk memutus mata rantai masalah ini.


​Dalam aksi sosial ini, sinergi tidak hanya datang dari tenaga medis, tetapi juga sektor swasta. Dukungan pembiayaan dari Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih (YPP) SCTV-Indosiar menjadi salah satu pilar penting yang membantu masyarakat kurang mampu di Jombang untuk mendapatkan hak pelayanan kesehatan mata yang layak.


​Tahapan Operasi Katarak Gratis: Dari Skrining hingga Pemulihan


​Untuk memastikan keberhasilan tindakan dan keselamatan pasien, penanganan masalah katarak ini dilakukan melalui prosedur medis yang ketat:


  • ​Proses Skrining (9 Mei 2026): Pemeriksaan awal untuk memastikan kondisi fisik pasien layak dan aman untuk menjalani operasi.

  • ​Tindakan Operasi (23/5/2026): Operasi pengangkatan katarak gratis yang ditangani langsung oleh tim dokter spesialis mata.

  • ​Masa Pemulihan (Pasca-Operasi): Pasien diwajibkan melakukan kontrol berkala di RSUD Ploso untuk memantau perkembangan kesembuhan mata.


​Direktur RSUD Ploso, dr. Muhammad Vidya Buana, menyampaikan bahwa intervensi medis ini diharapkan mampu memulihkan produktivitas masyarakat. Dengan kembali normalnya fungsi penglihatan, warga yang sebelumnya terganggu akibat katarak kini bisa kembali beraktivitas secara mandiri dan meningkatkan kualitas hidup mereka secara keseluruhan.(brown) 

×
Berita Terbaru Update