BOYOLALI POPULARITAS NEWS – Komitmen Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk selalu hadir di tengah-tengah masyarakat kembali nyata di wilayah Kabupaten Boyolali. Melalui aksi nyata para Bintara Pembina Desa (Babinsa) dari Kodim 0724/Boyolali, kemanunggalan TNI dengan rakyat terus diperkuat. Dua aksi gotong royong sekaligus berlangsung di tempat berbeda, yakni di Kecamatan Selo dan Kecamatan Juwangi, sebagai wujud kepedulian terhadap pembangunan infrastruktur dan kesejahteraan warga desa.
Antisipasi Longsor, Babinsa Selo Kokohkan Pembangunan Talud 80 Meter
Pada Jumat (22/05/2026), Serma Maryono, Babinsa Koramil 07/Selo, terjun langsung membantu warga Dukuh Gajihan, Desa Tarubatang, Kecamatan Selo. Mereka bersama warga membangun talud sepanjang 80 meter guna mengantisipasi ancaman tanah longsor yang kerap mengintai saat musim penghujan tiba.
Proses pengerjaan proyek ini bermula dari penggalian tanah secara mendalam untuk pondasi. Langkah krusial ini bertujuan agar konstruksi talud memiliki daya tahan yang kuat dalam jangka panjang.
"Pembuatan pondasi dilakukan secara maksimal supaya ketahanan talud lebih kokoh, terutama untuk mengantisipasi longsor saat musim penghujan," jelas Serma Maryono di sela-sela aktivitasnya.
Kehadiran Serma Maryono di lokasi terbukti memicu semangat warga. Gotong royong yang berjalan dinamis ini mencerminkan sinergi yang kokoh antara TNI dan masyarakat dalam menjaga keselamatan lingkungan. Pembangunan talud ini memberikan rasa aman dan nyaman bagi penduduk setempat, khususnya ketika curah hujan tinggi memicu kerawanan longsor.
Menanggapi aksi tersebut, Danramil 07/Selo Kodim 0724/Boyolali, Kapten Inf Wahid, menegaskan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan masyarakat merupakan bagian inti dari tugas kewilayahan. TNI memikul tanggung jawab penuh untuk mendampingi rakyat dalam segala situasi.
"Babinsa harus selalu hadir di tengah masyarakat, mampu melaksanakan cegah dini, temu cepat, dan lapor cepat terhadap setiap perkembangan wilayah," terang Kapten Inf Wahid. Beliau berharap peran aktif Babinsa dapat menjadi teladan sekaligus mempererat ikatan emosional antara TNI dan rakyat.
Dukung Sektor Pertanian, Babinsa Juwangi Bantu Dirikan Pondok Kebun
Aksi kepedulian serupa juga berlanjut di belahan wilayah Boyolali lainnya. Pada Sabtu (23/05/2026), Koptu Ahmad Muzaini selaku Babinsa Koramil 19/Juwangi mendatangi Desa Cerme, Kecamatan Juwangi. Beliau bergabung bersama petani setempat untuk mendirikan sebuah pondok kebun.
Pondok kebun ini memiliki fungsi yang sangat vital bagi aktivitas pertanian warga. Selain menjadi tempat bernaung yang nyaman dari terik matahari dan guyuran hujan, bangunan sederhana ini berfungsi sebagai gudang penyimpanan hasil panen jagung yang aman dan mudah terpantau.
Koptu Ahmad Muzaini mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kebersamaan untuk meringankan beban masyarakat di wilayah binaannya. Kehadiran personel TNI di ladang pertanian diharapkan mampu memelihara semangat swadaya dan gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat pedesaan.
Warga Desa Cerme menyambut gembira dan merasa sangat terbantu oleh aksi sigap sang Babinsa. Melalui kombinasi pembangunan fisik di Selo dan dukungan sektor pertanian di Juwangi, Kodim 0724/Boyolali membuktikan bahwa kehadiran mereka senantiasa membawa solusi nyata bagi kemajuan desa. (Supriyanto)

