JOMBANG, POPULARITAS NEWS – Kebahagiaan dan rasa syukur terpancar dari wajah Solikah saat mengetahui putranya, Bagus Puji Pangestu, berkesempatan menjadi calon peserta didik Sekolah Rakyat. Bagi ibu rumah tangga asal desa Dururejo, Kecamatan Plandaan itu, program yang diinisiasi pemerintah pusat tersebut menjadi harapan baru bagi keluarga kurang mampu untuk memberikan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak mereka.
Di tengah berbagai keterbatasan ekonomi yang dihadapi, Solikah mengaku tidak pernah menyangka anaknya bisa mendapatkan kesempatan menempuh pendidikan melalui program sekolah berasrama yang seluruh kebutuhan pendidikannya ditanggung pemerintah. Kesempatan itu dinilainya sebagai jalan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera untuk meraih cita-cita tanpa dibebani persoalan biaya pendidikan.
Dengan mata berkaca-kaca, Solikah menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Presiden RI Prabowo Subianto yang telah menggagas Program Sekolah Rakyat. Menurutnya, kehadiran program tersebut menjadi bukti bahwa negara hadir untuk membantu masyarakat kecil yang selama ini berjuang keras memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak mereka.
“Kami sangat bersyukur atas adanya Sekolah Rakyat ini. Anak saya mendapat kesempatan untuk belajar dan menempuh pendidikan yang lebih baik. Sebagai orang tua, tentu kami memiliki harapan besar agar anak kami bisa menjadi orang yang sukses, membanggakan keluarga, agama, bangsa, dan negara,” ujarnya.
Tak hanya kepada Presiden Prabowo, Solikah juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Jombang Warsubi beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Jombang yang aktif melakukan pendampingan dan sosialisasi hingga ke tingkat desa. Menurutnya, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat membuat warga semakin memahami manfaat dan tujuan Program Sekolah Rakyat.
“Terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo dan Bapak Bupati Warsubi yang telah memperhatikan masyarakat kecil seperti kami. Program ini sangat membantu dan memberikan harapan baru bagi keluarga kami,” tuturnya.
Rasa syukur serupa juga dirasakan banyak orang tua calon peserta didik lainnya yang telah mengikuti proses verifikasi dan validasi yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Jombang. Mereka berharap Sekolah Rakyat dapat menjadi sarana bagi anak-anak untuk memperoleh pendidikan berkualitas sekaligus membentuk karakter dan kemandirian.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang, Agus Purnomo, mengatakan antusiasme masyarakat terhadap Program Sekolah Rakyat terus menunjukkan peningkatan. Hal itu terlihat dari bertambahnya jumlah calon peserta didik yang telah terdata dalam proses verifikasi lapangan.
Menurut Agus, pemerintah daerah terus turun langsung ke desa-desa untuk memastikan calon peserta didik yang diusulkan benar-benar memenuhi kriteria penerima manfaat program. Selain melakukan pendataan administrasi, tim juga melihat langsung kondisi keluarga calon siswa.
“Hari ini kami melakukan validasi di Kecamatan Plandaan. Kami melihat langsung kondisi calon peserta didik dan keluarganya. Alhamdulillah, respons masyarakat sangat baik. Anak-anak juga terlihat sangat antusias mengikuti program ini,” katanya.
Ia menjelaskan, hingga saat ini jumlah calon peserta didik yang telah terdata mencapai 69 anak dari berbagai jenjang pendidikan. Angka tersebut masih berpotensi bertambah seiring berlangsungnya proses verifikasi yang dilakukan pemerintah daerah.
Agus mengungkapkan, salah satu tantangan terbesar berada pada jenjang sekolah dasar. Namun berbeda dengan tahun sebelumnya, minat masyarakat tahun ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan.
“Banyak anak yang sudah tidak sabar menunggu jadwal masuk sekolah. Bahkan saat kami datang, ada yang langsung bertanya kapan bisa mulai berangkat. Ini menunjukkan bahwa Sekolah Rakyat benar-benar menjadi program yang dinantikan masyarakat,” ujarnya.
Program Sekolah Rakyat sendiri diharapkan menjadi instrumen penting dalam memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan. Bagi keluarga-keluarga kurang mampu di Kabupaten Jombang, program tersebut bukan sekadar kesempatan untuk bersekolah, melainkan juga harapan agar anak-anak mereka memiliki masa depan yang lebih cerah. Di tengah keterbatasan yang selama ini mereka hadapi, kehadiran Sekolah Rakyat menjadi bukti bahwa pendidikan tetap dapat diakses oleh seluruh anak bangsa tanpa memandang latar belakang ekonomi keluarganya. (brown)

