CIREBON, POPULARITAS NEWS - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) tingkat Kota Cirebon berlangsung semarak. Rangkaian kegiatan diawali dengan Gowes Pemuda yang diikuti sebanyak 1.357 peserta, kemudian dilanjutkan dengan Festival Pemuda yang turut diramaikan oleh organisasi kepemudaan dan berbagai elemen pemuda di Kota Cirebon.
Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, menyampaikan bahwa usia 53 tahun merupakan perjalanan panjang yang menunjukkan daya tahan KNPI dalam melewati berbagai fase kepemimpinan dan dinamika pemerintahan.
Menurutnya, perjalanan tersebut semestinya menjadi modal bagi KNPI untuk semakin matang dalam merumuskan gagasan serta mengambil peran strategis di tengah masyarakat.
“KNPI telah melintasi berbagai fase kepemimpinan dan dinamika tata kelola pemerintahan. Dalam rentang waktu tersebut, semestinya ada akumulasi kematangan, baik dalam merumuskan gagasan maupun dalam mengambil posisi strategis di tengah masyarakat,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga menyoroti tema yang diangkat dalam peringatan HUT KNPI Kota Cirebon, yakni Sehat Awake, Raket Sedulurane, Maju Kotae. Ia menilai tema tersebut memiliki makna yang lebih luas dari sekadar rangkaian kata yang mudah diingat.
“Pembangunan infrastruktur dan penataan ruang kota akan berjalan di tempat jika tidak ditopang oleh modal sosial yang kuat, yakni kesepahaman dan kekompakan warganya,” ungkapnya.
Wali Kota menegaskan, hubungan antara Pemerintah Kota Cirebon dan KNPI perlu dibangun melalui kolaborasi yang saling melengkapi. Pemerintah memiliki sistem dan regulasi yang harus dijalankan secara terukur, sementara pemuda memiliki karakter yang dinamis, adaptif, dan inovatif.
“Dialektika antara Pemerintah Kota dan KNPI harus diletakkan pada bagaimana dinamika pemuda bisa mengisi ruang-ruang yang mungkin tidak bisa dijangkau oleh formalnya aturan birokrasi,” katanya.
Ia berharap KNPI Kota Cirebon dapat terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam membaca berbagai persoalan sosial sekaligus menghadirkan gagasan dan solusi yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Jika ada kebijakan yang dirasa perlu disempurnakan, mari kita bedah persoalannya secara objektif. Dialektika yang kita butuhkan hari ini adalah dialektika gagasan yang berujung pada solusi, bukan semata perdebatan,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua DPD KNPI Kota Cirebon, Jaka Permana menyampaikan bahwa Gowes Pemuda dan Festival Pemuda merupakan bagian dari rangkaian kegiatan yang dirancang untuk memperingati HUT ke-53 KNPI. Rangkaian tersebut juga dirangkaikan dengan peringatan hari ulang tahun sejumlah organisasi kepemudaan dan OKP di Kota Cirebon.
“Agenda kegiatan dimulai dari Gowes Pemuda. Nanti kemungkinan di Festival Pemuda bisa lebih banyak lagi karena berbarengan dengan ulang tahun organisasi dan OKP di Kota Cirebon. Rangkaiannya kita sambungkan semuanya,” ujarnya.
Ia menambahkan, tema nasional HUT KNPI, “Menuju Pemuda Satu Indonesia Maju: Bersatu dalam Gagasan, Bergerak dalam Aksi, Berdampak untuk Negeri”, kemudian diturunkan dalam semangat kegiatan kepemudaan di Kota Cirebon melalui tema “Mengayuh Komunikasi, Membangun Aksi.”
Menurutnya, KNPI Kota Cirebon akan terus menempatkan diri sebagai mitra Pemerintah Kota Cirebon sekaligus bagian dari elemen pemuda yang siap mengambil peran dalam pembangunan.
“KNPI adalah mitra dan anaknya Pemerintah Kota Cirebon. KNPI selalu siap menjadi pelopor ataupun penggerak pembangunan di Kota Cirebon dan selalu mendukung setiap langkah baik yang dilakukan pemerintah,” katanya.
Ia berharap semangat peringatan HUT KNPI tidak berhenti pada seremoni, tetapi dapat diwujudkan melalui komitmen dan aksi nyata.
“Harapan kami, sesuatu yang diharapkan oleh pemimpin ataupun orang tua adalah ucapan yang menjadi bagian dari doa. Doa itu harus bisa dikomitmenkan, dijaga, dan direalisasikan,” ujarnya.
Jurnalis: Supriyanto
Editor: RonnyBrown
Redaksi: PopularitasNews.com
