JOMBANG, POPULARITAS NEWS — Semangat kebersamaan dan gotong royong warga begitu terasa dalam Pawai Budaya “Jombatan Rame-Rame 2026”, yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kemeriahan pawai bukan sekadar terlihat dari beragam kreativitas dan penampilan warga. Di baliknya, ada semangat kolektif masyarakat Jombatan yang bersama-sama menyiapkan, mengikuti, dan menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan.
Kepala Kelurahan Jombatan, Evodie Demas Sugandy, menyampaikan apresiasi sekaligus terima kasih kepada seluruh warga yang telah berpartisipasi memeriahkan perayaan kemerdekaan.
Menurutnya, antusiasme warga menjadi gambaran nyata bahwa budaya gotong royong masih tumbuh kuat di tengah masyarakat Jombatan.
“Semangat gotong royong dan kebersamaan warga Jombatan menjadi kekuatan kita. Ini adalah simbol bahwa ketika masyarakat bersatu dan bergerak bersama, kita mampu menjaga persatuan dan menciptakan lingkungan yang guyub serta harmonis,” ujar Evodie.
Ia menilai, momentum perayaan HUT Kemerdekaan tidak semestinya hanya menjadi ruang untuk bersuka cita, tetapi juga menjadi kesempatan memperkuat hubungan sosial antarwarga.
Sementara itu, Bupati Jombang Warsubi melalui Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Jombang, Dr. Rika Paur Fibriamayusi, S.TP., M.A.P., memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa pawai budaya bukan hanya tentang kemeriahan. Kegiatan ini menjadi wadah untuk memperkuat persaudaraan, melestarikan budaya, menumbuhkan kecintaan terhadap daerah, sekaligus merawat semangat gotong royong.
Mengusung tema “Syukur atas Bumi, Semangat untuk Negeri”, masyarakat diajak memaknai kemerdekaan melalui rasa syukur, kepedulian terhadap lingkungan dan budaya, serta semangat bersama dalam membangun daerah.
Semangat itu pula yang tampak di Jombatan. Warga dari berbagai latar belakang berbaur dalam satu suasana, menunjukkan bahwa perbedaan bukan alasan untuk terpecah, melainkan kekuatan untuk saling melengkapi.
Pawai Budaya “Jombatan Rame-Rame 2026” akhirnya menjadi lebih dari sekadar perayaan. Ia menjadi cermin sederhana tentang bagaimana kebersamaan warga mampu menjadi energi sosial untuk menjaga kerukunan, persatuan, dan rasa memiliki terhadap kampung halaman. (Red)
Penulis: RonnyBrown
Redaksi: PopularitasNews.com
Copyright © POPULARITAS NEWS 2026

