![]() |
| Gedung dan area Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSU PKU Muhammadiyah Mojoagung, Kabupaten Jombang | Foto: Doc. Istimewa |
JOMBANG, POPULARITAS NEWS — RSU PKU Muhammadiyah Mojoagung memberikan klarifikasi resmi terkait polemik pelayanan terhadap seorang balita berusia 2,5 tahun, warga Dusun Jetis, Desa Mancilan, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang.
Manajemen rumah sakit menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga pasien setelah hasil penelusuran internal menemukan adanya miskomunikasi antara petugas medis dan pihak keluarga.
Polemik tersebut mencuat setelah AJK, warga Dusun Jetis, Desa Mancilan, bersama istrinya membawa anak mereka ke RSU PKU Muhammadiyah Mojoagung pada Minggu, 16 Agustus 2026. Keluarga kemudian menyampaikan pengalaman pelayanan yang diterima anaknya, termasuk persoalan terkait penggunaan kepesertaan BPJS Kesehatan Mandiri.
Direktur RS PKU Muhammadiyah Mojoagung, dr. Dwi Rizki Wulandari, M.Pd., melalui Kepala Humas, M. Yasin, mengatakan manajemen telah melakukan penelusuran dan konfirmasi kepada pihak-pihak yang berkaitan dengan peristiwa tersebut sebelum memberikan penjelasan kepada publik.
“Kami mewakili manajemen rumah sakit sangat berterima kasih dan terbuka kepada seluruh pasien dan masyarakat untuk memberikan masukan. Ini menjadi bahan evaluasi bersama dalam rangka membangun rumah sakit dan meningkatkan kualitas pelayanan agar makin baik,” ujar Yasin, Jumat sore, 3 September 2026.
Menurut Yasin, kritik dan keluhan masyarakat menjadi masukan bagi manajemen untuk mengevaluasi pelayanan rumah sakit.
Terkait peristiwa yang terjadi pada 16 Agustus 2026, Yasin menyampaikan pihak manajemen dan tim medis yang bertugas pada waktu itu menyampaikan permohonan maaf secara langsung dirumah keluarga pasien, pada Minggu 23 Agustus 2026.
Berdasarkan hasil konfirmasi internal kepada tim medis, pihak rumah sakit menemukan adanya miskomunikasi antara petugas medis dan keluarga pasien.
"Alhamdulillah, kami menyampaikan banyak terimakasih atas perhatian masyarakat dan rekan media. Polemik yang terjadi dari hasil penelusuran manajemen rumah sakit, kejadian ini terjadi karena miskomunikasi antara tim medis dan keluarga pasien, semuanya sudah clear," Kata Yasin.
Sebelum menutup klarifikasi yang disampaikan, Yasin menjelaskan, manajemen membutuhkan waktu sebelum memberikan klarifikasi kepada publik karena harus memastikan terlebih dahulu kronologi peristiwa dan informasi dari pihak-pihak yang berkaitan. (Red)
Penulis: RonnyBrown
Redaksi: PopularitasNews.com
© Copyright POPULARITAS NEWS 2026
