Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kapolri Mutasi 264 Perwira Polri, Enam Wakapolda Berganti, Pejabat Strategis Polda Jatim Ikut Dirotasi

Wednesday, November 4, 2026 | November 04, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-11-04T08:17:45Z

 

Kapolri Jenderal polisi Suyudi Ario Seto merotasi Sejumlah Perwira Polri sebanyak 264 | Doc. Foto: Popularitas News

JAKARTA, POPULARITAS NEWS – Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto melakukan mutasi dan rotasi terhadap 264 perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) Polri. Kebijakan ini menyasar sejumlah jabatan strategis di tingkat Mabes Polri hingga kepolisian daerah, termasuk enam posisi Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) dan sejumlah pejabat di lingkungan Polda Jawa Timur.


Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2467/XI/KEP./2026 tertanggal 2 November 2026.


Dari total 264 personel yang masuk dalam daftar mutasi, sebanyak 224 personel tercatat dalam kategori promosi dan flat. Perubahan jabatan mencakup berbagai jenjang kepangkatan serta penugasan di tingkat pusat maupun kewilayahan.


Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir mengonfirmasi mutasi tersebut pada Selasa (3/11/2026).


Ia menjelaskan, mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi serta pembinaan karier personel. Langkah tersebut juga dilakukan untuk menjaga kesinambungan kepemimpinan dan efektivitas pelaksanaan tugas kepolisian. 


Salah satu perubahan yang menjadi perhatian dalam mutasi 264 perwira Polri kali ini adalah pergantian enam jabatan Wakapolda di sejumlah wilayah Indonesia.


Berikut daftar perwira yang mendapatkan penugasan baru:


1. Kombes Pol Dhani Kristianto sebagai Wakapolda Sumatera Barat.

2. Brigjen Pol Eko Suprihanto sebagai Wakapolda Sulawesi Barat.

3. Brigjen Pol Yohanes Agus Rijanto sebagai Wakapolda Papua Barat.

4. Brigjen Pol Harry Kurniawan sebagai Wakapolda Nusa Tenggara Barat.

5. Brigjen Pol Singgamata sebagai Wakapolda Lampung.

6. Brigjen Pol Laode Aries El Fathar sebagai Wakapolda Gorontalo.


Pergantian tersebut menjadi bagian dari penataan kepemimpinan di enam kepolisian daerah. Para pejabat yang mendapatkan penugasan baru akan mengemban tanggung jawab sesuai wilayah dan fungsi masing-masing.


Sejumlah Jabatan Strategis Mabes Polri Ikut Berubah


Rotasi jabatan juga menyentuh sejumlah posisi strategis di lingkungan Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Mabes Polri).


Kombes Pol Gatot Sujono mendapatkan penugasan sebagai Kepala Pusat Sejarah (Kapusjarah) Polri. Sementara Kombes Pol Teguh Wibowo dipercaya menduduki jabatan Kepala Pelayanan Markas (Kayanma) Polri.


Selain itu, mutasi mencakup sejumlah jabatan pada jenjang Inspektur Jenderal (Irjen), Brigadir Jenderal (Brigjen), dan Komisaris Besar (Kombes).


Perubahan juga terjadi pada sejumlah jabatan Kapolrestabes, Kapolrestro, dan Kapolresta. Dalam rangkaian mutasi tersebut, dua personel polisi wanita (Polwan) turut mendapatkan promosi masing-masing pada jenjang Brigjen dan Kombes.


Sejumlah Pejabat Polda Jawa Timur Ikut Dirotasi


Perubahan jabatan juga menyentuh jajaran Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim).


Berdasarkan daftar mutasi yang dipublikasikan, sejumlah perwira mendapatkan penugasan baru, di antaranya:


- Kombes Pol Andrian Pramudianto sebagai Dirpamobvit Polda Jatim.

- Kombes Pol Bambang Hermanto sebagai Dirresnarkoba Polda Jatim.

- Kombes Pol Imam Mughni sebagai Karorena Polda Jatim.

- Brigjen Pol Harries Budiharto memasuki masa pensiun.


Selain itu, AKBP Mustijat Priyambodo mendapatkan penugasan sebagai Kapolres Bangkalan Polda Jatim.


Perubahan tersebut menjadi bagian dari rotasi personel di lingkungan Polda Jatim, baik pada tingkat pejabat utama maupun satuan kewilayahan.


Pembinaan Karier dan Penyegaran Organisasi Polri


Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir menegaskan bahwa setiap mutasi jabatan merupakan bagian dari pembinaan sumber daya manusia dan kebutuhan organisasi.


Para pejabat yang memperoleh amanah baru diharapkan segera beradaptasi dengan lingkungan tugas masing-masing serta menjaga profesionalisme dan integritas dalam menjalankan tanggung jawab.


Polri juga menekankan pentingnya kepemimpinan yang responsif, adaptif, dan solutif dalam menghadapi berbagai tantangan tugas kepolisian.


Mutasi 264 Pati dan Pamen ini sekaligus menandai perubahan komposisi kepemimpinan di sejumlah satuan kerja Polri. Pelaksanaan tugas para pejabat baru selanjutnya menjadi bagian dari kesinambungan organisasi dan pelayanan kepolisian kepada masyarakat.



Penulis: R. Wijaya

Redaksi: POPULARITAS NEWS

© Copyright 2026

×
Berita Terbaru Update