Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Di Tengah Dinamika Kebijakan, Pemkab PALI Pastikan Hak Kesehatan Masyarakat Tetap Terpenuhi

Friday, January 23, 2026 | January 23, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-23T13:22:39Z


PALI,PA- Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terus menunjukkan komitmen dan keseriusannya dalam memastikan hak dasar masyarakat tetap terpenuhi, khususnya di sektor pelayanan kesehatan. Di tengah berbagai tantangan serta dinamika kebijakan yang berkembang, Bupati PALI Asgianto, ST, mengambil langkah konkret dengan melakukan koordinasi langsung ke BPJS Kesehatan Kantor Pusat di Jakarta, Kamis (22/01/2026).


Langkah tersebut bukan sekadar perjalanan dinas formal, melainkan sebuah ikhtiar serius pemerintah daerah dalam menjemput solusi terbaik demi keberlanjutan program jaminan kesehatan bagi masyarakat PALI. Bupati Asgianto memahami betul bahwa urusan kesehatan menyangkut hajat hidup orang banyak dan tidak boleh tersendat oleh persoalan teknis maupun administratif.


Dalam lawatan tersebut, Bupati Asgianto didampingi jajaran strategis Pemerintah Kabupaten PALI, yakni Asisten I H. Andre Fajar Wijaya, S.Si., M.Si., Kepala Bappeda Hj. Rina Anggraini, S.T., M.T., Kepala BPKAD Anita Mariani, S.E., M.M., Ak., CA., Kepala Dinas Kesehatan Muhammad Kazrin Faruk, SKM., MM., serta Kepala Diskominfostaper H. Imansyah, S.E., M.M. Turut hadir pula pimpinan DPRD Kabupaten PALI, Ketua DPRD H. Ubaidillah, SH, dan Wakil Ketua II Firdaus Hasbullah, SH., MH., yang semakin menegaskan bahwa upaya ini merupakan langkah kolektif dan solid antara eksekutif dan legislatif.


Koordinasi dengan BPJS Kesehatan Kantor Pusat dilakukan untuk menyelaraskan berbagai kebijakan dan menyelesaikan persoalan teknis yang ada, sehingga pelayanan kesehatan bagi masyarakat PALI dapat terus berjalan secara optimal, berkelanjutan, dan tidak merugikan masyarakat.


Pemerintah daerah berkomitmen agar warga tidak menjadi korban dari persoalan administrasi maupun perbedaan pemahaman kebijakan.

Bupati Asgianto menegaskan bahwa membangun daerah bukanlah pekerjaan instan. Setiap kebijakan membutuhkan proses, kehati-hatian, koordinasi lintas sektor, serta kesabaran semua pihak.


“Pemerintah tidak tinggal diam. Kami terus bekerja, berikhtiar, dan mencari solusi terbaik agar hak-hak masyarakat, khususnya di bidang kesehatan, tetap terpenuhi,” tegas Bupati.


Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten PALI, Bupati Asgianto juga menegaskan kepada masyarakat bahwa pelayanan kesehatan tetap berjalan sebagaimana mestinya.


“Silakan datang ke rumah sakit, seluruh masyarakat tetap dilayani berobat gratis. Saat ini pemerintah sedang melakukan penataan dan validasi data penerima. Oleh karena itu, kami sangat mengharapkan peran serta masyarakat agar tidak terjadi data ganda,” ujarnya seraya mengisyaratkan pesan bahwa penataan data merupakan bagian penting dari upaya perbaikan sistem, demi memastikan bantuan dan layanan benar-benar tepat sasaran.


Selaras dengan langkah pemerintah daerah, tokoh masyarakat sekaligus Ketua Pemangku Adat Kabupaten PALI, Rahman Mahmud, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga persatuan, kesabaran, dan kebijaksanaan dalam menyikapi berbagai isu yang berkembang di tengah masyarakat.


Menurutnya, perbedaan pendapat merupakan hal yang wajar dalam kehidupan demokrasi. Namun demikian, ia mengingatkan agar perbedaan tersebut tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk memecah belah persaudaraan.


“Mari kita tetap akur, sabar, dan saling menguatkan. Jangan mudah terprovokasi oleh narasi yang hanya menebar kebencian dan tidak menawarkan solusi,” pesannya.


Hal ini menjadi penting untuk dipahami masyarakat, mengingat maraknya informasi yang kerap dipelintir dan dijadikan alat untuk menebar keresahan. Tidak sedikit pihak yang dengan mudah menyalahkan pemerintah tanpa memahami proses panjang di balik setiap kebijakan yang diambil. Padahal, setiap upaya yang dilakukan pemerintah membutuhkan waktu, tahapan, dan kerja keras, tidak semudah membalikkan telapak tangan.


Rahman Mahmud juga menegaskan bahwa pemerintah daerah saat ini tengah bekerja secara maksimal. Kritik tetap boleh disampaikan sebagai bagian dari kontrol sosial, namun harus dibangun di atas data, etika, dan niat baik demi kemajuan Kabupaten PALI.


Ditambah Rahman, Melalui langkah koordinasi langsung ke pemerintah pusat ini, Pemerintah Kabupaten PALI kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, bekerja dalam diam, berjuang dalam proses, dan bertanggung jawab atas amanah yang diberikan.


"Perlu kita ketahui bahwa membangun daerah membutuhkan waktu, sinergi, dan kepercayaan bersama. Pemerintah berharap masyarakat PALI tetap tenang, cerdas dalam menyaring informasi, serta mendukung langkah-langkah konstruktif yang sedang ditempuh. Sebab, kemajuan daerah bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata, melainkan hasil dari kebersamaan antara pemimpin dan rakyatnya.''tutup Rahman.

×
Berita Terbaru Update