JOMBANG, PopularitasNews.com – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang, Wor Windari, meninjau langsung pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMP tahun 2026 pada Senin (6/4) pagi. Langkah ini bertujuan untuk memastikan seluruh tahapan ujian berjalan sesuai prosedur operasional standar (POS) serta menjaga integritas evaluasi pendidikan di wilayah tersebut.
Dalam kegiatan monitoring ini, pada Senin (6/3/2026) Wor Windari tidak bergerak sendiri. Ia mendampingi tim dari Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Jawa Timur. Kolaborasi ini mempertegas komitmen pemerintah daerah dan pusat dalam mengawal standarisasi mutu pendidikan nasional melalui pengawasan yang ketat dan transparan.
Rombongan memfokuskan pemantauan pada beberapa sekolah representatif di Kabupaten Jombang. Lokasi tersebut meliputi:
1. SMP Negeri 1 Jombang
2. SMP Negeri 5 Jombang
3. SMP Negeri 1 Mojoagung
4. SMP Taman Siswa Mojoagung
Di setiap lokasi, Wor Windari bersama tim BBPMP memeriksa kesiapan sarana dan prasarana pendukung ujian. Mereka memasuki ruang-ruang tes untuk memastikan kenyamanan siswa serta berdialog secara intensif dengan panitia lokal dan pengawas ujian. Dialog tersebut mencakup evaluasi kendala teknis hingga sinkronisasi data administrasi peserta.
Usai melakukan peninjauan, Wor Windari memberikan pernyataan positif terkait kondisi di lapangan. Ia menilai kesiapan pihak sekolah dalam menyelenggarakan TKA 2026 sudah sangat matang.
"Kami melakukan monitoring ini untuk memastikan TKA berjalan lancar dan tertib. Kami sangat mengapresiasi kerja keras sekolah-sekolah yang telah menyiapkan segala sesuatunya dengan maksimal, sehingga dukungan terhadap siswa dalam mengerjakan soal dapat optimal," ujar Wor Windari di sela-sela kunjungannya.
Senada dengan hal tersebut, perwakilan BBPMP Jawa Timur, Hary Setyaningsih, memberikan penilaian objektif terhadap pelaksanaan ujian di Jombang. Menurutnya, secara teknis maupun administratif, Kabupaten Jombang menunjukkan performa yang cukup solid. Namun, ia tetap memberikan beberapa poin catatan kecil sebagai bahan perbaikan di masa depan.
"Secara umum sangat baik. Kami memberikan catatan evaluasi hanya untuk penyempurnaan kualitas pelaksanaan pada periode mendatang agar standarisasi mutu tetap terjaga," ungkap Hary.
Berdasarkan pantauan di lapangan, suasana ujian di seluruh sekolah sasaran terlihat sangat kondusif. Para siswa mengikuti instruksi pengawas dengan tertib dan menunjukkan fokus tinggi dalam mengerjakan soal-soal akademik. Panitia sekolah juga menjalankan tugas sesuai dengan regulasi yang berlaku tanpa ada kendala berarti.
Melalui sinergi antara Disdikbud Jombang dan BBPMP Jawa Timur ini, pemerintah berharap hasil Tes Kemampuan Akademik 2026 dapat menjadi potret akurat mengenai kualitas pendidikan di Jombang. Hasil evaluasi ini nantinya akan menjadi dasar kebijakan strategis dalam meningkatkan mutu pembelajaran di tingkat SMP secara berkelanjutan.(*)
