DELI SERDANG, POPULARITAS NEWS - Kecelakaan beruntun yang diduga dipicu truk mengalami rem blong terjadi di Jalan Jamin Ginting Km 44-45, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Insiden maut tersebut melibatkan sembilan kendaraan, menewaskan empat orang dan menyebabkan delapan lainnya mengalami luka-luka.
Peristiwa bermula saat sebuah truk pengangkut galon air mineral melaju dari arah Kabupaten Karo menuju Kota Medan. Saat melintasi kawasan menurun di Jalan Jamin Ginting, truk diduga kehilangan fungsi pengereman sehingga tak terkendali dan menghantam deretan kendaraan yang berada di depannya.
Benturan keras memicu tabrakan beruntun yang melibatkan satu unit truk pengangkut galon, dua truk Colt Diesel, lima minibus, serta satu sepeda motor. Sejumlah kendaraan mengalami kerusakan parah akibat kuatnya hantaman.
Akibat kecelakaan tersebut, empat orang dinyatakan meninggal dunia, yakni Heppi Sitinjak (60), Dinaria Manik (60), Samsir Sitinjak (30), dan Anton Simorangkir. Sementara delapan korban lainnya mengalami luka-luka. Dua korban mendapat perawatan di puskesmas setempat, sedangkan enam lainnya dirujuk ke RSUP H. Adam Malik Medan untuk penanganan medis lebih lanjut.
Kapolrestabes Medan Kombes Pol. Jean Calvijn Simanjuntak mengatakan sopir truk berinisial I (50), yang diduga menjadi penyebab kecelakaan, telah diamankan dan kini menjalani pemeriksaan di Polsek Pancur Batu.
"Kami telah mengamankan sopir truk yang diduga menjadi penyebab kecelakaan. Saat ini yang bersangkutan masih menjalani pemeriksaan. Penyidik juga masih melakukan olah TKP, memeriksa saksi-saksi, dan mendalami penyebab pasti kecelakaan," ujarnya.
Petugas gabungan dari Polrestabes Medan bersama Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Utara bergerak cepat mengevakuasi para korban, menyingkirkan kendaraan yang terlibat, sekaligus mengurai kemacetan panjang yang sempat melumpuhkan jalur utama Medan-Berastagi.
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol. Ferry Walintukan mengatakan penanganan di lapangan dipimpin langsung Kapolrestabes Medan dengan fokus utama menyelamatkan korban dan mempercepat normalisasi arus lalu lintas.
"Prioritas kami adalah menyelamatkan korban, mengamankan lokasi kejadian, serta memastikan jalur Medan-Berastagi dapat kembali dibuka secepat mungkin agar aktivitas masyarakat tidak terganggu," kata Ferry.
Seluruh kendaraan yang terlibat telah dievakuasi ke bahu jalan sehingga arus lalu lintas dari kedua arah kembali normal. Meski demikian, penyidik Unit Gakkum Satlantas Polrestabes Medan masih terus menyelidiki penyebab pasti kecelakaan, termasuk memastikan dugaan rem blong pada truk yang menjadi pemicu tabrakan beruntun tersebut.
Polisi juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban meninggal dunia dan mengimbau seluruh pengemudi, khususnya kendaraan angkutan barang, untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan laik jalan sebelum melakukan perjalanan, terutama saat melintasi jalur berbukit dan menurun seperti ruas Medan-Berastagi. (Red)
Penulis: RonnyBrown
Redaksi: PopularitasNews.com
Copyright © Popularitas News
