Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Bismillah... Muktamar NU ke-35 Jadi Momentum Kebangkitan Ekonomi Jombang, Bupati Warsubi Pastikan Pemkab All Out Layani Ribuan Muktamirin

Sunday, July 12, 2026 | July 12, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-11T21:56:42Z

 

Bupati Jombang, Warsubi, S.H., M.Si | Foto: Doc. RB, Popularitas News

JOMBANG, POPULARITAS NEWS – Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 bukan sekadar agenda organisasi keagamaan. Bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang, forum permusyawaratan tertinggi NU tersebut menjadi momentum strategis untuk menunjukkan kapasitas daerah sebagai tuan rumah agenda nasional sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat.


Bupati Jombang Warsubi memastikan seluruh jajaran Pemkab Jombang siap memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Muktamar NU ke-35 yang akan berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas pada 27–31 Agustus 2026.


"Bagi kami, ini bukan hanya sebuah kehormatan, tetapi juga amanah besar yang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya. Jombang siap menyambut para kiai, ulama, pengurus NU, dan warga nahdliyin dari seluruh Indonesia," ujar Warsubi, Rabu (8/7).


Menurut Warsubi, dipilihnya Tambakberas sebagai lokasi muktamar semakin mengukuhkan posisi Jombang sebagai kota yang memiliki sejarah panjang dalam perjalanan Nahdlatul Ulama. Kabupaten ini menjadi tempat lahirnya banyak ulama besar yang berperan membangun peradaban Islam Indonesia sekaligus menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).


"Jombang adalah rumah besar para ulama dan pesantren. Karena itu, kami merasa bangga sekaligus terhormat menjadi bagian dari sejarah besar Nahdlatul Ulama," katanya.


Komitmen Pemkab Jombang tidak berhenti pada penyediaan fasilitas penyelenggaraan. Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) akan dikerahkan untuk memastikan pelayanan kepada ribuan peserta berlangsung optimal. Persiapan meliputi peningkatan infrastruktur, pengaturan lalu lintas, pelayanan kesehatan, kebersihan lingkungan, keamanan, hingga kesiapan berbagai layanan publik.


Pemkab juga akan memperkuat koordinasi dengan panitia pelaksana, aparat keamanan, instansi vertikal, serta berbagai pemangku kepentingan agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, nyaman, dan lancar.


Selain menjadi perhelatan keagamaan berskala nasional, Muktamar NU diproyeksikan membawa efek berganda bagi perekonomian daerah. Kehadiran sekitar 6.000 muktamirin diperkirakan akan meningkatkan aktivitas sektor perhotelan, rumah makan, transportasi, perdagangan, UMKM, hingga jasa lainnya selama pelaksanaan muktamar.


Momentum tersebut dinilai menjadi peluang emas bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produk unggulan Jombang kepada tamu dari berbagai provinsi.

Sementara itu, Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas terus mematangkan berbagai persiapan. Setelah resmi ditetapkan sebagai tuan rumah, Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum membentuk tim kecil yang bertugas menyempurnakan seluruh kebutuhan penyelenggaraan.


Ketua Umum Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum, KH Abdurrozaq Sholeh, mengatakan kesiapan infrastruktur di kawasan pesantren secara umum sudah memadai untuk menerima ribuan peserta muktamar.


"Alhamdulillah, secara infrastruktur Tambakberas sudah sangat siap menyambut sekitar 6.000 muktamirin dari seluruh Indonesia. Kini kami terus melakukan penyempurnaan agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan baik," ujarnya.


Dengan sinergi antara panitia, pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat, Muktamar NU ke-35 diharapkan tidak hanya melahirkan keputusan strategis bagi organisasi, tetapi juga meninggalkan dampak positif bagi pembangunan daerah, penguatan ekonomi kerakyatan, serta semakin mengukuhkan Jombang sebagai Kota Santri yang menjadi pusat peradaban Islam di Indonesia. (Red) 



Penulis: RonnyBrown

Redaksi: PopularitasNews.com

Copyright ©PopularitasNews

×
Berita Terbaru Update