Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Koperasi Jadi Tumpuan Ekonomi Kerakyatan, Hari Koperasi ke-79 di Cirebon Tegaskan Semangat Transformasi Digital

Tuesday, July 14, 2026 | July 14, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-14T03:45:35Z
Wali Kota Cirebon Effendi Edo bersama jajaran Pemerintah Kota Cirebon, insan koperasi, dan penerima penghargaan berfoto bersama usai Upacara Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 Tahun 2026 di halaman Balai Kota Cirebon, Senin (13/7/2026) | Foto: Doc. Supriyanto, Popularitas News


CIREBON, POPULARITAS NEWS – Semangat membangun ekonomi kerakyatan kembali digaungkan Pemerintah Kota Cirebon dalam peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026. Upacara yang digelar di halaman Balai Kota Cirebon, Senin (13/7/2026), menjadi momentum untuk menegaskan bahwa koperasi bukan lagi sekadar organisasi ekonomi tradisional, melainkan motor penggerak ekonomi modern yang mampu bersaing di era digital.


Mengusung tema "Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya", peringatan tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, dan diikuti aparatur sipil negara, pelaku koperasi, serta berbagai pemangku kepentingan.


Dalam sambutannya, Effendi Edo menegaskan bahwa koperasi memiliki posisi strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat. Menurutnya, nilai gotong royong yang menjadi roh koperasi tetap relevan di tengah perubahan ekonomi yang semakin dinamis.


"Koperasi bagi Kota Cirebon bukan sekadar warisan masa lalu, melainkan napas solidaritas yang terus menjaga denyut ekonomi masyarakat. Nilai gotong royong dan kebersamaan menjadi modal besar untuk membangun ekonomi yang semakin kuat dan mandiri," ujarnya.


Momentum Hari Koperasi ke-79 juga dimanfaatkan untuk menyampaikan amanat Menteri Koperasi Republik Indonesia. Dalam pidato tersebut ditegaskan bahwa koperasi tetap menjadi sokoguru perekonomian nasional, sebagaimana cita-cita Bung Hatta yang menempatkan koperasi sebagai usaha bersama berlandaskan asas kekeluargaan demi meningkatkan kesejahteraan rakyat.


Pemerintah pusat, lanjutnya, terus memperkuat gerakan koperasi melalui berbagai program strategis, salah satunya Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang ditargetkan melahirkan lebih dari 80 ribu koperasi di seluruh Indonesia.


Program tersebut diharapkan menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat dengan memperpendek rantai distribusi, memperluas akses pembiayaan, meningkatkan pemasaran produk lokal, hingga menghadirkan layanan ekonomi yang lebih dekat dengan masyarakat.


Tak hanya itu, pemerintah juga mendorong lahirnya koperasi sektor produksi di bidang energi, perikanan, industri berbasis masyarakat, hingga koperasi yang digerakkan generasi muda pada sektor ekonomi kreatif, startup digital, perfilman, gim, serta komunitas petani milenial.


Transformasi koperasi menjadi organisasi yang adaptif terhadap teknologi juga menjadi sorotan utama. Pemerintah menargetkan koperasi mampu memanfaatkan digitalisasi, sistem pembayaran elektronik, analisis data, hingga kecerdasan buatan (AI) agar semakin kompetitif dan mampu menjawab kebutuhan zaman.


Menutup rangkaian peringatan, Wali Kota Cirebon mengajak seluruh insan koperasi untuk menjadikan Hari Koperasi ke-79 sebagai titik awal memperkuat tata kelola organisasi, memperluas kolaborasi, dan menjaga semangat gotong royong sebagai fondasi ekonomi kerakyatan.


"Melalui semangat Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya, mari kita bangun koperasi yang sehat, modern, profesional, dan berdaya saing sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat," pungkasnya. (Red) 



Jurnalis: Supriyanto

Editor: RonnyBrown

Redaksi: PopularitasNews.com

Copyright © Popularitas News 

×
Berita Terbaru Update