Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Wakil Ketua DPRD Sumbar Evi Yandri Resmi Lepas 324 Peserta Lomba Lintas Alam Telusuri Jejak Perjuangan Harimau Kuranji V 2026

Saturday, October 10, 2026 | October 10, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-29T04:02:16Z


 

Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatra Barat, Evi Yandri Rajo Budiman melepas secara resmi ratusan peserta Lomba Lintas Alam Telusur Jejak Perjuangan Harimau Kuranji (LLA-TJPHK) V Regional Sumatra Tahun 2026, Sabtu pagi (10/10).

Perjalanan kompetitif sejauh 40 kilometer ini dirancang sebagai instrumen efektif untuk merawat alam sekaligus menghidupkan kembali ingatan kolektif sejarah perjuangan lokal di kalangan generasi muda.

Sebelum bendera start dikibarkan, Wakil Gubernur Sumatra Barat, Vasco Ruseimy, telah membuka rangkaian acara ini secara resmi di SMAN 11 Padang, kawasan Bungus Teluk Kabung, Jumat malam (9/10).




Dalam arahannya, Vasco mengingatkan para peserta agar menjadikan kecintaan terhadap alam sebagai komitmen nyata untuk menjaga kelestarian lingkungan dan memperkuat wawasan kebangsaan.

Ia menekankan pentingnya menjaga perilaku selama menyusuri rute gerilya sejarah tersebut. “Sebagai pecinta alam, saya berpesan agar kita saling tolong-menolong, menjaga kelestarian lingkungan, dan tetap memperhatikan etika saat berada di alam. Alam juga memiliki aturan yang harus kita perhatikan dan indahkan,” ujar Vasco.

Kegiatan yang didukung penuh melalui dana Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) Evi Yandri Rajo Budiman ini mencatat lonjakan partisipasi yang signifikan dengan total 324 peserta yang tergabung dalam 81 tim.

Ketua KPA Bias, Khalid Saifullah Rajo Basa, mengonfirmasi bahwa delegasi tahun ini terbagi atas 46 tim pelajar dan 35 tim kategori umum. Mereka tidak hanya berasal dari 19 kabupaten/kota di Sumatra Barat, melainkan juga menjangkau daerah tetangga seperti Pekanbaru (Riau) dan Kerinci (Jambi).





Sekarang total peserta 81 tim, yang terdiri dari pelajar 46 tim dan umum 35 tim,” kata Khalid.

Seluruh tim bersaing ketat untuk memperebutkan total hadiah senilai Rp106 juta, dengan alokasi untuk Terbaik I sebesar Rp10 juta, Terbaik II Rp7,5 juta, dan Terbaik III Rp6 juta, di samping puluhan paket hadiah hiburan (doorprize).

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumbar, Tasliatul Fuadi, menjelaskan bahwa indikator penilaian pada edisi kelima ini murni berfokus pada kecepatan waktu tempuh peserta menuju garis finis, sementara unsur ketepatan waktu ditiadakan.

Terkait teknis kompetisi, Fuadi mengungkapkan adanya perubahan lokasi awal akibat bencana longsor yang melanda kompleks pusat pemerintahan Kabupaten Solok. Panitia akhirnya memindahkan titik start ke Bungus Teluk Kabung dengan membagi rute ke dalam dua etape strategis.




Etape pertama membentang dari Bungus menuju kawasan hutan Baringin dan bermalam di Gua Kelelawar, Padayo. Selanjutnya pada etape kedua, peserta menembus hutan Gaduik, melewati kawasan Pauh V, hingga menyentuh garis finis di Kantor Kerapatan Adat Nagari (KAN) Pauh IX, Kuranji, Kota Padang.

Di tempat yang sama, Wakil Ketua DPRD Sumbar, Evi Yandri Rajo Budiman, menegaskan bahwa LLA-TJPHK memikul misi edukasi yang jauh lebih besar daripada sekadar ajang olahraga atau adu ketahanan fisik. Melalui pembekalan diskusi sejarah yang menghadirkan akademisi Universitas Andalas, Hari Efendi Iskandar, kegiatan ini menjadi sarana mengenalkan kembali ketangguhan laskar rakyat kepada generasi penerus.

“Batalyon Harimau Kuranji merupakan laskar perjuangan rakyat untuk mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia, khususnya di Kota Padang,” tegas Evi Yandri.(*)

×
Berita Terbaru Update